Perkembangan ini tentu menjadi kabar positif bagi pemilik laptop dengan RAM 8 GB, khususnya perangkat yang RAM-nya tidak dapat di-upgrade.Namun, pengguna tetap perlu memiliki ekspektasi yang realistis. Windows 11 yang lebih hemat memori tidak akan mengubah laptop kelas entry-level menjadi perangkat berperforma tinggi.
